Mempelajari Berbagai Macam Restoran Italia

Italia terkenal dengan makanannya yang lezat dan beberapa orang bahkan melakukan perjalanan ke Italia semata-mata untuk wisata kuliner. Dalam artikel ini Anda akan belajar tentang ristorante, trattoria, dan osteria, untuk dapat menentukan mana yang paling cocok dengan selera Anda.

Ketiganya adalah bagian dari sejarah Italia dan merujuk pada sistem klasifikasi yang secara tradisional terkait dengan tingkatan sosial (atau kelas) pengunjung yang hadir di tempat makan tersebut.

Ristorante

Awalnya ristorante diklasifikasikan sebagai tempat makan paling unggul di mana pelanggan dapat memilih dari menu makanan rumit dengan suasana jetset. Pelanggan biasanya adalah para elit di daerah tersebut, orang-orang yang sangat kaya dan selebriti yang menikmati makanan lezat yang mungkin tidak sedang pada musimnya. Meja para pelanggan didampingi oleh para pelayan yang terampil dan profesional.

Yang bisa Anda harapkan dari ristorante sekarang:

  • Restoran dengan pelayanan lengkap.
  • Pelayan profesional.
  • Seorang sommelier atau ahli wine.
  • Menu yang dicetak dengan benar dengan harga tetap per porsi.
  • Belum tentu makanannya lebih enak daripada trattoria atau osteria.

Trattoria

Trattoria diklasifikasikan sebagai pengalaman bersantap dengan kelas yang sedikit lebih rendah dibandingkan ristorante. Trattoria masih menawarkan pengalaman bersantap yang berkualitas tetapi suasananya mungkin kurang mewah. Pelanggan trattoria akan disuguhi pilihan makanan tradisional yang lezat yang berubah seiring musim dan ketersediaan produk. Hargamya juga akan lebih rendah daripada ristorante dan disajikan dalam suasana yang lebih informal.

Yang bisa Anda harapkan dari trattoria sekarang:

  • Sebagian besar bisnis yang dijalankan keluarga.
  • Lebih banyak daya tarik pedesaan dan lingkungan.
  • Pengalaman bersantap santai.
  • Pilihan makanan tradisional berkualitas.

Osteria

Osteria awalnya diklasifikasikan sebagai pengalaman bersantap paling informal. Seringkali osteria bahkan tidak menyajikan makanan, tetapi memiliki wine yang tersedia untuk dibeli. Pelanggan akan membawa makanan dan makan mereka sendiri, sambil menikmati wine yang ditawarkan osteria. Banyak osteria sebenarnya adalah penginapan tempat para pelancong dapat berteduh dan menikmati makanan lezat dengan harga terjangkau.

Yang bisa Anda harapkan dari osteria sekarang:

  • Osteria telah berevolusi menjadi bar wine.
  • Sajikan makanan tradisional sederhana yang disajikan bersama wine.
  • Tidak ada menu sungguhan yang dicetak dan menu makanan dapat berubah setiap hari tergantung apa yang tersedia di pasar.

Saat ini klasifikasi ketiga jenis restoran Italia ini menjadi agak membingungkan. Bukan jaminan lagi bahwa Anda akan mendapatkan tingkat layanan premium dan kualitas makanan di ristorante seperti pada masa lalu. Anda juga mungkin akan menemukan bahwa banyak restoran kelas atas sekarang mengklaim gelar osteria murni untuk kesan Italia otentik.

Untuk restoran yang mempertahankan warisan Italia mereka, Anda dapat menggunakan istilah-istilah ini sebagai panduan, tetapi selalu lebih baik untuk melakukan sedikit riset mengenai tempat-tempat yang ingin Anda tuju dengan menilik apa yang dikatakan pelanggan sebelumnya tentang mereka. Lebih baik lagi jika Anda memiliki guide lokal untuk menyelamatkan Anda dari restoran yang makanannya biasa-biasa saja.

Jadi menilai dari selera Anda dalam makanan, suasana dan pengalaman kuliner, manakah yang menjadi pilihan Anda? Ristorante, trattoria, atau osteria?